Laman

Rabu, 02 September 2020

PERISAI LANGIT DI BUMI BEJIRYUNG

 

Coronavirus Disease – 2019 atau sering disebut dengan istilah COVID-19 memang sangat mengguncang dunia belakangan ini. Hampir semua negara di belahan dunia merasakan dampak negative dari virus tersebut. Penyebarannya sangat cepat sekali, dari suatu negara ke negara dan dari suatu daerah ke daerah bahkan sudah sampai ke desa – desa terpencil. Ribuan orang menjadi korban ganasnya COVID-19. Semua sektor mengalami dampak negatifnya virus ini, sehingga perekonomian mulai goyah. Melihat kondisi tersebut pemerintah Indonesia sangat tanggap dengan menerbitkan  Surat Edaran Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Nomor 8 Tahun 2020 tentang Desa Tanggap Covid-19.

Surat edaran tersebut menjadi salah satu dasar bagi Desa Bejiruyung membentuk relawan desa untuk melawan ganasnya COVID-19. Desa Bejiruyung Kecamatan Sempor Kabupaten Kebumen merupakan salah satu desa yang menerapkan prosedur protokol desa tanggap COVID-19. Relawan tanggap COVID-19 di Desa Bejiruyung berdiri tanggal 26 maret 2020 diketuai langsung oleh Kepala Desa Desa Bejiruyung Bapak Sofi’I, S. Pd. I, dengan wakil ketua BPD, dan anggotanya semua perangkat desa, anggota BPD, ketua RT/RW, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, karang taruna dan PKK.

Tugas dari relawan ini adalah membuat pusat informasi tentang pencegahan dan penanganan covid-19, mensosialisasikan tentang pencegahan dan penanganan covid-19, menyemprotkan disinfektan dan menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir dan sabun di tempat umum, membuat pos jaga di gerbang desa untuk memantau mobilitas warga, memastikan tidak ada kerumunan warga dan mengawal warga yang berkewajiban melaksanakan kewajiban karantina mandiri.

Posko buka selama 24 jam dibagi menjadi 3 shift. Shift satu dari pukul 06.00 – 14.00, shift dua dari pukul 14.00 – 22.00 dan shift tiga dari pukul 22.00 – 06.00. Setiap pemudik atau orang dari luar daerah yang akan masuk ke Desa Bejiruyung harus lapor ke posto terlebih dahulu. Tercatat selama 26 maret 2020 - 18 mei 2020 ada 295 orang dalam pantuan (ODP) dan 2 pasien dalam pengawasan (PDP).








Selasa, 04 Agustus 2020

KKN MANDIRI DARI DESA IAINU KEBUMEN KAMPUS 2 DI WAGIRPANDAN DI DESA BEJIRUYUNG



Pada hari selasa tanggal 4 Agustus 2020 telah dilaksanakan pelepasan Mahasiswa IAINU Kebumen Kampus 2 di Wagirpandan dipimpin langsung oleh Rektor yaitu Bapak Sobari Waluyo Sejati, S. Pd., M. Pd di halaman kampus 2. Sebanyak 23 Mahasiswa dilepas untuk KKN Mandiri ke dua desa Yaitu Desa Nusadadi kecamatan Sumpyuh dan Desa Bejiruyung Kecamatan Sempor. Kami masuk kelompok yang KKN di Desa Bejiruyung. Kami berjumlah 11 orang Yaitu Ahmad Supriyono (17116365), Mangsur Wahab (17116370), Muniarsih (17116371), Nina Ariyana (17116372), Rian Ma’ruf Rifa’i (17116373), Rizki Nur Khazanah (17116374), Titi Rifdiyanti (17116378), Wiwit Setiyani (17116381), Siti Eli Susanah (17116384), Susanto (17116391) dan Yasir (17116392).

            Kami diantar langsung oleh Dosen pembimbing lapangan (DPL), Bapak Dr. Sudadi, M. Pd. I ke Balaidesa Bejiruyung dan diterima oleh Kepala Desa Desa Bejiruyung, Bapak Sofi’i, S. Pd. I dan perangkatnya dengan tetap menjaga protokoler kesehatan. Dalam acara serah terima KKN, DPL menyampaikan tujuan Mahasiswa KKN kali ini secara virtual mengingat sekarang masih dalam pandemi COVID-19, kepala desa pun menerima dengan senang hati dan terbuka kehadiran Mahasiswa IAINU. Setelah acara serah terima selesai, kami langsung bergerak melakukan kegiatan sesuai proker yang sudah dipaparkan ke kepala desa. Kami mengunjungi gedung serba guna dan membagikan masker ke orang – orang yang sedang beraktifitas di sana, terutama komunitas angklung yang sedang berlatih di sana. Salah satu diantara kami ada yang ikut bernyanyi bareng dengan mereka. Selain itu, kami juga mengunjungi pembuatan PAMSIMAS yang ada di bukit di Desa Bejiruyung.